Laman

Tampilkan postingan dengan label Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 September 2012

Metode IP Address


IP address (Internet Protocol) adalah alamat logika yang diberikan kepada perangkat jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP dimana protocol TCP/IP digunakan untuk meneruskan packet informasi (routing) dalam jaringan LAN, WAN dan internet. IP address dibuat untuk mempermudah dalam pengaturan atau pemberian alamat pada perangkat jaringan agar perangkat tersebut dapat saling berkomunikasi. Seluruh perangkat jaringan memiliki MAC address (Media Access Control) yang berbeda-beda terdiri dari 12 digit bilangan hexadecimal (exm : 00:3f:1a:55:b4) yang dikeluarkan oleh masing-masing vendor.



Hal ini adalah sebagai interface atau media komunikasi antara NIC dengan PC dalam suatu jaringan yang bekerja pada layer 2 (datalink), namun MAC address tidak fleksibel jika digunakan sebagai alamat internet protocol, MAC address akan selalu berubah secara otomatis mengikuti perubahan atau pergantian NIC yang rusak, ini akan menimbulkan permasalahan dalam alamat logic, dengan diterapkannya IP address maka hal tersebut dapat diatasi, meskipun MAC address yang dimiliki NIC berubah dengan IP address yang sama tetap dapat digunakan pada seluruh NIC apapun jenis dan vendornya. Jadi penggunaan IP address memberikan kemudahan dalam network management system

Kamis, 06 September 2012

Sharing Koneksi Internet Via Wireless (Win7)

“Bagaimana sih cara membagi koneksi internet yang saya pakai dengan computer lain?”. Banyak sekali temen-temen yang bertanya untuk masalah ini. Sebetulnya ada 2 cara yaitu dengan Wireless dan LAN. Namun untuk tips kali ini saya akan menggunakan Wireless untuk tipsnya. “Trus bagaimana kalau pakai LAN?”. Artikelnya akan menyusul nanti jadi mohon sabar yah, ^^
Oya lupa, 1 tips lagi nih. Untuk mempraktekkan tips ini sebaiknya pada lingkungan yang kecil seperti rumah, bila digunakan pada lingkungan yang lebih besar maka sebaiknya anda menggunakan Router.
1.   Instalasi Koneksi
Dalam contoh ini, saya menggunakan koneksi EVDO via modem USB. Selain EVDO, anda juga bisa menggunakan modem USB dengan koneksi 3G,HSDPA, maupun CDMA.
·         Install modem USB seperti biasa sesuai dengan modem anda. Lalu coba anda praktekkan browsing dengan Firefox apakah koneksi internet sudah berjalan atau belum.
·         Bila belum, anda harus men-setting modem USB anda terlebih dahulu.
·         Bila sudah, buka Control Panel – Network and Sharing Center – klik Set up a new connection or network.
·         Dijendela yang muncul, pilih Set up a dial-up connection.

2.   Mengaktifkan Service yang Diperlukan
Sebelum mengaktifkan Virtual Wifi, ada beberapa service di Windows yang harus diaktifkan.
·         Buka Run dan ketikkan services.msc
·         Pastikan service yang bernama Internet Connection Sharing (ICS) dan Windows Firewall dalam keadaan aktif dengan status Automatic atau Manual.
·         Bila statusnya Disabled, klik 2x nama service-nya lalu ubah Startup Type-nya menjadi Automatic.
·         Jika muncul Error yang menyatakan “The Dependency service or group failed to start”, artinya ada service berkaitan yang sedang dalam keadaan tidak aktif atau disabled.
·         Solusinya, pilih tab Dependencies dan lihat daftar service yang ditampilkan. Apakah semuanya dalam keadaan aktif? Jika ada yang tidak aktif, aktifkan dengan cara pada point 3 di atas.
·         Restart PC.

3.   Menggunakan Virtual Wifi
Untuk menggunakan cara ini, hanya bisa pada system operasi Windows 7 karena hanya Windows 7-lah yang sudah dilengkapi software Virtual Wifi oleh pihak Microsoft.
·         Pastikan koneksi internet pada keadaan mati. Sebagai admin, buka command prompt (Run - cdm) dan ketikkan perintah “netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=NamaJaringanAnda key=PasswordJaringanAnda”. Untuk SSID, silakan anda isi sesuka anda (contoh: hotspotku) dan untuk Key, pastikan menggunakan password dengan 8 karakter (contoh: cobacoba). Sesudah itu, tekan enter dan akan keluar pemberitahuannya.
·         Jika sukses, pada Device Manager akan muncul adapter baru bernama Microsoft Virtual WiFi Miniport Adapter. Di Control Panel – Network Connections akan muncul koneksi baru yang menggunakan Microsoft Virtual Wifi Miniport Adapter. Bila Virtual WiFi ini tidak muncul, anda bisa menggunakan driver lain baik yang resmi maupun pihak ketiga.
·         Langkah berikutnya adalah proses Sharing. Buka Control Panel – Network and Sharing Center. Dijendela sebelah kiri, klik Change adapter settings.
·         Klik kanan koneksi internet yang akan di-sharing, dalam hal ini adalah koneksi EVDO yang menggunakan modem USB dan pilih Properties.
·         Pilih tab Sharing, dan beri centang pada Allow other network users to connect trough this computer’s internet connection. Pada Home networking connection, pilih koneksi yang menggunakan Microsoft Virtual WiFi Miniport Adapter. Dalam contoh saya adalah Wireless Network Connection 2. Jangan sampai keliru dengan koneksi menggunakan WLAN card anda (cara untuk mengetahuinya, lihat pada Network Connection lalu semua jenis koneksi pilih dengan type koneksi yang menggunakan Microsoft Virtual Wifi Miniport Adapter ) lalu klik OK.

4.   Cara Penggunaan Virtual Wifi
Pada dasarnya, Virtual Wifi memang bisa dikendalikan pada command prompt. Namun daripada repot, kita bisa menggunakan aplikasi yang bernama Virtual Router dengan ukuran file 1,01 MB.
·         Install Virtual Router seperti biasa, jika sudah selesai tutup dulu Virtual Router-nya (bukan restart).
·         Aktifkan koneksi internet anda (modem USB) dan juga WLAN  card (tombol Wi-Fi pada laptop atau computer anda) lalu jalankan kembali aplikasi Virtual Router. Di Network Name dan Password, isikan sesuai dengan yang anda buat tadi pada command prompt (contoh tadi: Name-hotspotku, password-cobacoba). Pada Shared Connection, pilih nama koneksi yang anda pakai. Seperti contoh saya, koneksi yang dipakai adalah yang menggunakan modem USB EVDO. Klik Start Virtual Router.
·         Sekarang, dari computer lain yang ingin bergabung dengan Hotspot computer anda tinggal nyalakan Wifi-nya. Lalu klik icon koneksi yang ada pada system tray dan pilih nama jaringannya lalu klik Connect.
·         Masukkan password-nya, klik OK. Maka computer sudah bisa menggunakan hotspot.
·         Dijendela Virtual Router, bila ada computer atau perangkat lain yang terhubung ke hotspot, akan muncul tampilan IP Address sesuai laptop masing-masing.
·         Untuk mematikan hotspot, klik Stop Virtual Router lalu matikan WLAN card anda.
·         Selamat menikmati . . . ^^

Rabu, 05 September 2012

Konfigurasi TCP/IP dengan Command Prompt

 
Konfigurasi TCP/IP dengan Command PromptPada posting sebelumnya yaitu Mengetahui Ip Address (2), saya menjelaskan cara agar bagaimana kita bisa mengetahui IP Addresdengan program windows bernama Netsh melaui CMD. Namun tidak hanya untuk mengetahui IP Address, Netsh juga bisa digunakan untuk mengkonfigurasi TCP/IP komputer kita. Pada artikel tersebut saya juga berjanji akan memposting artikel tentang konfigurasi TCP/IP dengan Netsh tadi. Kali ini blog Dunia Komputer ini akan membahas tips networking tersebut.
OK langsung aja saya kasi tutorialnya. Namun, yang pertama harus dilakukan adalah mengetahui nama koneksi yang akan kita konfigurasi. Hal ini bisa dilakukan dengan:

  1. Buka Control Panel melalui Start >> Run ketik “control panel” dan tekan Enter.
  2. Pada jendela Control Panel, buka Network Connections
  3. Anda juga bisa mengetik “ncpa.cpl” tanpa tanda petik pada kotak dialog Run.
  4. Maka akan terlihat icon-icon network connection yang ada di komputer.
  5. Pilih nama koneksi yang akan di konfigurasi. Dalam hal ini saya anggap namanya “Local Area Connection”.
  6. Jika Anda hanya mempunyai satu koneksi biasanya namanya secara default juga “Local Area Connection”.
Setelah kita mengetahui nama koneksi yang akan kita konfigurasi, kini saatnya kitamengkonfigurasi TCP/IP melalui CMD. Nama koneksi yang akan kita konfigurasi adalah “Local Area Connection” dengan konfigurasi bertipe static yaitu dengan IP Address: 192.168.0.100, Subnet mask: 255.255.255.0, Default Gateway: 192.168.0.1, DNS: 192.168.0.1, dan WINS: 192.168.0.1. Berikut cara mengkonfigurasi TCP/IP dengan Netsh:
  1. Buka Command Prompt dengan klik Start >> Run ketik cmd.
  2. Pada jendela CMD, ketik: 
    setelah itu tekan enter
  3. Berikutnya, untuk setting DNS statis Anda bisa mengetik: 
    kemudian tekan Enter. Dengan asumsi DNS yang kita gunakan adalah 192.168.0.1
  4. Untuk setting WINS statis Anda bisa mengetik: 
    kemudian tekan Enter. Dengan asumsi WINS yang kita gunakan adalah 192.168.0.1
Sekarang bagaimana jika ingin mengkonfigurasi TCP/IP secara dinamis melalui CMD? Berikut perintahnya:
  1. Untuk konfigurasi IP Address dinamis, ketik: 
    kemudian tekan Enter.
  2. Untuk setting DNS dinamis, ketik: 
    dan tekan Enter.
  3. Dan untuk konfigurasi WINS, gunakan perintah ini: 
    selanjutnya tekan Enter.
Dengan mengetikan kode di atas tadi, Anda telah selesai menkonfigurasi IP, Subnet, Gateway, DNS dan Wins lan card dengan nama koneksi “Local Area Connection” baik dengan konfigurasi static atau pun dinamis. Pada artikel berikutnya akan saya bahas bagaiman menyimpan konfigurasi TCP/IP kedalam sebuah file teks. Demikian tutorial singkat Konfigurasi TCP/IP dengan Command Prompt. Selamat mencoba!

Cara Mengetahui IP Address (Part 2)

 
IP AddressBeberapa waktu yang lalu blog Dunia Komputer ini memposting artikel tentang cara mengetahui Ip Address. Pada artikel tersebut kita bisa mengetahui ip address komputer, DNS, dan Gateway dari Internet Service Provider kita secara lengkap. Tool yang kita gunakan Command Prompt dengan hanya mengetikkan perintah “ipconfig /all”.
Kali ini, saya mempunyai sebuah tips dan trik lagi untuk mengetahui IP Address komputer kita dan tool yang digunakan masih sama yaitu CMD. Namun yang berbeda adalah perintahnya. Dengan CMD kita akan memanggil fungsi dari aplikasi Netsh.exe. Netsh.exe adalah sebuah aplikasi yang berfungsi untuk mengetahui pengaturan TCP/IP dari komputer kita. Selain itu, Netsh.exe juga bisa kita gunakan untuk mengkonfigurasi TCP/IP dari LAN card kita. Namun pada kesempatan ini yang saya bahas hanya caramengetahui konfigurasi IP Address, Subnet Mask dan Gateway dari komputer kita. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Seperti pada tips komputer terdahulu yang Anda buka pertama adalah command Prompt.
  2. Caranya adalah dengan klik Start >> Run. Ketik CMD dan tekan Enter.
  3. Pada command prompt, ketik “netsh interface ip show config” dan tekan tombol Enter.
  4. Jika, Local Area Network (LAN) Card Anda telah terkonfigurasi atau terhubung ke LAN maka akan muncul hasil seperti dibawah:
Configuration for interface “Local Area Connection”
DHCP enabled: No
IP Address: 192.168.0.10
SubnetMask: 255.255.255.0
Default Gateway: 192.168.0.1
GatewayMetric: 0
InterfaceMetric: 0
Statically Configured DNS Servers: 192.168.0.1
Statically Configured WINS Servers: None
Register with which suffix: Primary Only

Sampai disini semuanya telah selesai. Cukup mudah bukan? Hasil perintah tadi mungkin berbeda pada komputer Anda. Hal ini tergantung dari konfigurasi TCP/IP komputerAnda.
Demikian tips trik windows singkat untuk mengetahui IP Address komputer. Pada postingan berikutnya, blog Dunia Komputer ini akan membahas bagaimana menkonfigurasi TCP/IP dengan menggunakan Netsh.exe tadi. Selamat mencoba.

Minggu, 02 September 2012

3 Tips memilih Router untuk Jaringan Nirkabel


Jakarta - Membangun jaringan nirkabel bisa dibilang susah-susah gampang. Namun tetap saja, jika dibangun tanpa strategi jitu, output yang didapat juga tidak bisa maksimal. Termasuk untuk urusan memilih router.

Membangun jaringan tanpa kabel dianggap mudah karena saat ini banyak pilihan perangkat di pasaran. Kemampuan berbagai perangkat ini juga menawarkan beragam kemampuan, tinggal tergantung Anda memilih yang mana.

Sementara dikatakan sulit karena membangun jaringan nirkabel tak asal memilih dan memasang perangkat yang ada. Ada pula sejumlah hal yang harus dipertimbangkan, berikut 3 di antaranya seperti diungkapkan Boon Ping Tang, Regional Sales Director Asia Cisco Consumer Business Group.

1. Software

Ketika memilih router, pastikan bahwa software yang menyertainya mudah digunakan. Ini merupakan faktor utama yang harus Anda pertimbangkan. 

Kesulitan yang umumnya terdapat pada produk router terdahulu adalah pengguna harus memahami istilah teknik dan mengetahui dengan tepat protokol dan subnet mask administratif dari provider. Tidak lagi! Software yang baik seharusnya menyembunyikan semua kompleksitas yang Anda hadapi dan menggunakan istilah yang dapat dipahami oleh orang awam. 


Anda hanya tinggal mengklik beberapa kali, mengikuti beberapa petunjuk sederhana dan merampungkan semuanya dengan mudah. 

Bahkan beberapa produk juga dilengkapi dengan fitur Parental Control yang memungkinkan Anda mengatur waktu dan bagaimana anak-anak dapat mengakses Internet dari PC, laptop atau tablet. 

Anda dapat memilih 'Date and Time', untuk mengatur waktu mengakses ke internet (online) setiap harinya, dan memilih 'Sites' sehingga dapat membatasi website yang tidak boleh dikunjungi. 

2. Kinerja

Router menjadi kebutuhan untuk memastikan Anda mendapat pengalaman video streaming, jangkauan dan kecepatan terbaik di rumah serta menjamin koneksi yang aman. 

Sebagai contoh, ketika laptop dan iPad melakukan video streaming dari YouTube pada saat bersamaan, Anda akan mendapati video yang terputus-putus bila menggunakan router kualitas rendah yang tidak dapat mendukung video streaming, meski Anda berlangganan Internet broadband kecepatan tinggi. 

Jangan biarkan router menjadi penghambat! Ada perbedaan antara menggunakan router kualitas rendah dengan router kualitas tinggi, dan sama seperti menggunakan router single band dengan router dual band.

Belilah yang terbaik karena wireless router Anda akan menjadi 'otak' sekaligus 'mesin' yang mengendalikan seluruh perangkat WiFi di rumah.

3. Desain

Seperti halnya laptop, telepon, tas, atau sepatu Anda, tak seorang pun ingin membeli produk yang jelek. Perangkat Anda harus sesuai dengan lingkungan rumah, terutama menjadi penting untuk perangkat yang dapat dilihat. 

Pengembangan terkini dari desain tanpa antena mampu menghadirkan tampilan yang menarik, tanpa mengorbankan fungsi yang canggih. Kecanggihan teknologi memungkinkan antena internal, yang secara virtual lebih kecil hambatannya dan secara visual lebih cantik. 

Seperti halnya telepon genggam yang dulu memiliki antena eksternal, kini Anda tidak menemukannya lagi karena tersembunyi di dalamnya, sehingga menghadirkan disain yang cantik. 

Sama halnya dengan router, dengan kecanggihan teknologi, meski dengan antena yang tersembunyi, kinerja router tersebut mampu menghadirkan kecepatan dan jangkauan yang diperlukan. 

Terlebih, router saat ini juga memiliki disain yang inovatif sehingga konsumen lebih senang memajang di lingkungan rumah.

Pengkabelan dengan Menggunakan UTP


Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) yang biasa digunakan adalah kabel 
yang terdiri dari 8 kabel/4 pasang kabel yang dililit satu sama lain dengan 
tujuan untuk mengurangi inteferensi listrik. 


Kabel UTP indentik dengan jaringan yang menggunakan topologi star , walau begitu kabel inipun juga bisa dimanfaatkan pada jaringan yang menggunakan topologi-topologi yang lain sepeti mesh, tree 
Konektor yang digunakan dalam jaringan topologi star dengan kabel UTP adalah konektor RJ 45, sedangkan untuk mengepresnya dapat mengunakan tang khusus yang tidak lain adalah crimping tools. 

Standart EIA/TIA 568 menjelaskan spesifikasi kabel UTP sebagai aturan dalam instalasi jaringan computer, kategori untuk twisted pair (hingga saat ini, mei 2005), yaitu : 

Istilah-Istilah dalam Jaringan Komputer


Jaringan : jaringan (network) adalah kumpulan dua atau lebih sistem komputer yang terhubung. Terdapat banyak jenis jaringan komputer:
a. Local-Area Network (LAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berdekatan secara gografis (misalkan satu gedung).
b. Wide-Area Network (WAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berjauhan dan dihubungkan dengan line telepon atau gelombang radio. selain itu, jaringan komputer dapat juga dikelompokan berdasar kriteria di bawah ini:
  • Topologi : pengaturan keterhubungan antar sistem komputer. Terdapat bermacam-macam topologi seperti bus, star, dan ring.
  • Protokol : protokol mendefinisikan sekelompok aturan dan sinyal yang digunakan oleh komputer pada jaringan untuk berkomunikasi. Protokol LAN yang paling populer adalah Ethernet. Protokol LAN lain yang banyak digunakan adalah IBM token-ring network.c. arsitektur: jaringan dapat diklasifikasikan ke dalam arsitektur peer-to-peer atau client/server.
NIC : NIC (network interface card) adalah expansion board yang digunakan supaya komputer dapat dihubungkan dengan jaringan. Sebagian besar NIC dirancang untuk jaringan, protokol, dan media tertentu. NIC biasa disebut dengan LAN card (Local Area Network Card).

Sabtu, 01 September 2012

Mengenal Protokol TCP/IP untuk Jaringan Komputer



mengenal_tcp_ip

DEFINISI PROTOCOL TCP/IP


TCP adalah nama protokol jaringan. Sedangkan protokol dapat diilustrasikan sebagai suatu seperangkat aturan perusahaan-perusahaan dan produk software yang harus melekat ke dalam suatu urutan yang membuat produk-produk mereka dapat kompatibel dengan yang lainnya. Aturan-aturan tersebut untuk memastikan komputer yang menjalankan TCP/IP versi Hewlett Packard dapat berhubungan dengan PC Compaq yang menjalankan TCP/IP ataupun dengan Mainframe. Jika ditinjau dari metode cara kerjanya, maka vendor software yang memproduksi tidak begitu pending bagi sistem TCP/IP. TCP/IP merupakan protokol terbuka, maksudnya adalah semua spesifikasi dari protokol disebarkan dan digunakan oleh siapa saja.
MODEL OSITCP/IP
ApplicationApplication
Presentation
SessionTransport
TransportInternet
NetworkNetwork Interface
Data Link
PhysicalPhysical





TCP/IP hanya terdiri dari lima layer saja dari tujuh fungsi model OSI. Berikut ini adalah layer dari protokol TCP/IP:
  • Layer 5 ~ layer Application. Aplikasi-aplikasi seperti FTP, Telnet, SMTP dan NFS direlasikan ke layer ini.
  • Layer 4 ~ Layer Transport. Di dalam layer ini, TCP dan UDP menambahkan data transport ke paket dan melewatinya ke layer internet.
  • Layer 3 ~ Layer Internet. Pada saat memulai aksi pada lokal host Anda (host pemrakarsa) tersebut dilakukan atau merespon ke host lain (host penerima), layer ini mengambil paket dari layer transport dan menambahkan informasi IP sebelum mengirimkannya ke layer-layer Network Interface.
  • Layer 2 ~ Layer Network Interface. Device jaringan inilah sebagai host atau komputer lokal. Melalui media inilah data tesebut  dikirim ke layer Physical.
  • Layer 1 ~ Layer Physical. Layer 1 secara harafiah adalah Ethernet, protokol Poin-to-Point, atau Serial Line Interface Protocol (SLIP) itu sendiri. Dengan kata lain layer ini merupakan sistem kabelnya.
Setiap layer menambahkan data header dan trailer ke dalam masing-masing layer, kemudian pesan tersebut dipaketkan dari layer diatasnya. Pada host penerima, data dibuka paketnya satu layer pada saat itu juga, dan kemudian informasi dikirim ke level tertinggi berikutnya sampai ia mencapai host aplikasi.

Pengantar Jaringan Komputer - LAN



Kemajuan teknologi komputer sebagai pengolah data berkembang semakin cepat. Sejak terjadi penggabungan teknologi komputer dengan teknologi komunikasi, maka pengolahan data yang semula saling terpisah (stand alone) antar unit komputer sekarang dapat saling dihubungkan melalui suatu sistem jaringan komputer (komputernetwork). Bila komputer yang saling berhubungan berada dalam satu lokasi yang sama maka disebut Local Area Network (LAN). Namun jika banyak terdapat LAN yang terpisah dibeberapa tempat yang secara geografis cukup jauh dan saling berhubungan disebut juga jaringan namun cakupannya lebih luas, atau disebut dengan Wide Area Network (WAN).

KONSEP DASAR JARINGAN

Jaringan komputer adalah sekelompok komputer yang saling dihubungkan dengan menggunakan suatu protokol komunikasi sehingga antara satu komputer dengan komputer yang lain dapat berbagi data atau berbagi sumber daya (sharing resources).
Sistem pemasangan jaringan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu :
  1. Jaringan Terpusat
    Adalah jaringan yang terdiri dari beberapa node (workstation) yang terhubung dengan sebuah komputer pusat atau disebut Server. Pada jaringan ini sistem kerja workstation tergantung dari komputer pusat. Dan komputer pusat tugasnya melayani permintaan akses dari workstation.
  2. Jaringan Peer-to-Peer
    Adalah jaringan yang terdiri dari beberapa komputer yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya tanpa komputer pusat (server base). Pada masing-masing komputer workstation terdapat media penyimpanan (hard disk) yang berfugsi sebagai server individu.

PEMANFAATAN JARINGAN KOMPUTER

Pembentukan sebuah jaringan komputer sangan erat dengan manfaat yang dapat diperoleh dengan adanya jaringan tersebut.
  1. Bagi pakai (sharing) peralatan (resources)
    Dengan adanya jaringan komputer, maka pemakain beberapa peralatan komputer seperti printer, hard disk, disket, scanner, CD-ROM dan lainnya dapat dilakukan bersama-sama saling bergantian tanpa harus memindahkan posisi peralatan yang terpasang tersebut.
  2. Bagi pakai software
    Hampir dalam setiap organisasi, kemampuan dalam melakukan bagi pakai berkas atau file data diperlukan setiap hari. Beberapa tipe software PC, khususnya program manajemen basis data atau database, didesain disamping agar bisa dipakai oleh satu pemakai, juga dimungkinkan untuk dipakai bersama-sama dengan pemakai lain dalam waktu yang bersamaan. Atau dengan kata lain, untuk mengakses dan meng-update file-file tadi. Paket yang lain, seperti program pengolah data (word processor) dan spreadsheet, kebanyakan didesaian hanya untuk satu pemakai yang dapat meng-update file.
  3. Komunikasi
    Kominikasi antar pemakai dalam suatu jaringan dapat dilakukan dengan menggunakan e-mail atau tele conference. Sehingga kebutuhan akan komunikasi antar pemakai dapat dipenuhi tanpa harus pindah dari tempat kerjanya. Selain itu pemakai e-mail dapat menekan pemakaian pulsa telepon.
  4. Pemrosesan terpusat (terdistribusi)
    Didalam suatu jaringan komputer, data dapat diolah secara terpusat atau secara terdistribusi. Pemrosesan secara terpusat dilakukan apabila sebuah data yang dibuat oleh tiap pemakai jaringan dikehendaki untuk disatukan dalam komputer pusat. Sebaliknya, pemrosesan terdistribusi dilakukan apabila suatu pekerjaan pengolahan data dari komputer pusat dapat dikerjakan oleh tiap pemakai berdasarkan spesialisasi bidang kerjanya.
  5. Keamanan data
    Keamanan data dapat diatur oleh supervisor (administrator) dengan pemberian hak akses, pembatasan waktu akses dan pemberian password untuk melindungi pemakaian komputer pusat.
  6. Akses internet bersama-sama
    Jika ada salah satu komputer berhubungan ke internet dan komputer tersebut memberikan izin untuk akses ke internet, maka para pengguna jaringan dapat melakukan aktivitas di internet hanya dengan menggunakan satu buah akun di ISP, satu buah modem. Hal ini sangat menghemat dana yang cukup besar.

Dasar-Dasar Jaringan Komputer


Secara umum jaringan komputer terdiri atas beberapa bagian pendukung:

A. LOCAL AREA NETWORK (LAN)

merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
  1. Topologi Bus


    Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.
    Keuntungan:
    - Hemat kabel
    - Layout kabel sederhana
    - Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain

    Kerugian:
    - Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
    - Kepadatan lalu lintas pada jalur utama
    - Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan
    - Diperlukan repeater untuk jarak jauh