Laman

Tampilkan postingan dengan label Virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Virus. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 September 2012

Mencegah & Mengatasi Data dari Virus



Tidak dapat dipungkiri lagi, bagi para user Sistem Operasi Windows seringkali
menjadi korban malware. Menyadari akan kenyataan ini dan juga lemahnya sistem keamanan,
maka penulis mencoba mencari solusi dengan memanfaatkan apa yang Windows miliki.Anda pernah menggunakan Command Prompt? Ya, ini adalah salah satu program bawaan Windows yang terletak di “C:\WINDOWS\System32” dengan nama “cmd.exe”. Untuk
menggunakannya, kita harus mengetikkan perintah & parameter untuk menjalankan perintah.
User sering terbiasa dengan kenyamanan yang Windows berikan, misalnya menyalin data
dengan cara klik. Berbeda dengan yang dilakukan Command Prompt. Kita perlu mengetikan
perintahcopy diikuti dengan parameter untuk menyalin data. Namun di balik semua itu walaupun cmd.exe tidak senyaman Windows Explorer, cmd.exe punya banyak kelebihan yang dahsyat yang tidak kita temukan di Windows Explorer. Dan inilah salah satunya Isi Untuk membuka Command Prompt :
I. Cara I
* Klik “START”
* Pada menu “Programs” atau “All Programs”, pilih “Accessories”
* Klik “Command Prompt”

II. Cara II
* Klik “START”
* Pilih “Run…”
* Ketik CMD atau COMMAND
* Klik “OK”

III. Cara III
* Tekan kombinasi tombol WIN+R (WIN = Tombol pada kibor yang bergambar logo Windows. Biasanya terletak di sebelah tombol ‘Alt’. R= huruf pada kibor)
* Ketik CMD atau COMMAND
* Klik “OK”

Virus Hidup Berkat Autorun



Flash disk ?? apa itu Flash disk , Flash disk adalah sebuah media penyimpanan yang bersifat portable mudah digunakan dan mempunyai ukuran mini . bahkan orang yang awam dengan dunia IT sekali pun tahu apa itu Flash disk. Karena semakin banyak penggunaan Flash disk dan para pembuat virus pun menggunakan Flash disk untuk menjalankan Virus yang mereka buat.


Virus yang di buat berjalan berkat autorun walau pun sekali pun anda memakai antivirus , tapi saat pertama anda memasukkan dan PC pun mendetek flash disk tersebut dan yang pertama kali muncul adalah autorun dari Flash disk tersebut . Sebab dengan adanya autorun Virus bisa langsung tereksekusi secara langsung tanpa kita disengaja..maka ada 3 tips yang saya bias simpulkan.




1.Dengan Menggunakan Software

a. Software untuk menonaktifkan autorun adalah “ Tweak UI”
b. Download Software tersebut Klik Disini!!
c. Setelah di download buka program tersebut dan install saja software tersebut , gak susah tinggal next2 aja!!
d. Buka Software tersebut -> Pilih My Computer -> Driver

e. Hilangkan tanda centang pada partisi yang anda pakai , misal anda mempunyai 2 partisi ( E , C ) maka hialngkan tanda centang pada 2 partisi tersebut dan pada CD-ROM Drive

f. Ok. Maka autorun akan di nonaktifkan


2.Dengan Menu Regedit dan Gpedit
a. Ketik gpedit.msc dimenu run windows xp atau 2000 profesional,pilih administrative template->system,double click Turn off Autoplay pilih enabled pilih turn off autoplay on All Drives kemudian click ok.
b. HKEY_CURRENT_USER->Software->Microsoft->Windows->CurrentVersion->Policies->Explorer buat sebelah kanan DWORD value dengan nama NoDriveTypeAutoRun terus dimodify value data ff ok.

Dan juga silakan hapus bila ada file autorun.inf yang bila diopen ( edit dengan notepad ) ada perintah open file tertentu dan hapus pula file tsb.

3.Juga sekarang yang trend adalah folder recycler di flashdisk.

Cara Membuat folder Recycler, buatlah di flashdisk kamu sebuah folder dan beri nama folder tersebut dengan nama AUTORUN.INF (menggunakan huruf besar) kemudian klik kanan folder tersebut -->pilih properties dan beri centang pada kolom read-only dan hidden serta sistem (jika ada).Jika flasdisk kita diserang virus maka dengan otomatis virus tersebut akan masuk ke dalam folder yang bernamarecycler , langsung hapus saja folder tersebut.Sebenarnya folder recycler adalah folder system tempat recycle bin ( tempat file dihapus sementara ) tapi bila ada di flashdisk itu adalah Virus hapus aja ! Semua file tersebut dalam kondisi hidden system , untuk mengetahui kita harus pilih show file hiden dan system di folder options ( control panel ).



3.Makin Lama Pake Windows makin banyak Virus masuk hehehe… Solusi terbaik ganti dengan LINUX. Karena linux tidak membaca sebuah virus kok pun ada tinggal hapus.

Mencegah Terinfeksi Virus, Hacker & Spyware



Tahukah anda bahwa gangguan pada komputer tidak saja disebabkan oleh kerusakan atau kesalahan teknis pada piranti keras dan piranti lunak. Virus dan Spyware adalah gangguan pada komputer yang disebabkan oleh pihak eksternal dengan tujuan yang beragam seperti untuk mencuri data-data anda, merusak hardware anda, menghapus file, menghilangkan fungsi tertentu, mengambil alih kontrol pada komputer anda dan lain sebagainya. Yang pasti sangat langka atau mungkin tidak ada virus dan spyware yang membawa kuntungan pada komputer yang terinfeksi.
Virus dan spyware komputer bisa menyerang komputer anda baik yang sering online maupun yang tidak pernah online ke internet sekalipun. Komputer yang dihubungkan dengan disket atau usb flash disk pun bisa tertular dari software yang diinstall apabila tidak hati-hati. Jika telah terinfeksi suatu virus atau spyware yang hanya aktif bila komputer terhubung dengan internet, maka si virus atau spyware akan aktif ketika komputer sedang online.
Berikut ini adalah berbagai tindak pencegahan dan perbaikan pada komputer yang terkena virus atau spyware baik yang ringan maupun yang tingkat berat.

A. Pencegahan Agar Komputer Terhindar Virus dan Spyware
1. Hati-hati pada Attachment Email Anda
Jangan membuka file attachment pada email yang anda terima walaupun dari orang yang anda kenal jika attachment tersebut mengandung file program dengan extension atau akhiran .exe, .pif, .bat, dan lain sebagainya. Baca dengan teliti email yang dikirim, apakah gaya e-mail sama dengan yang biasa dikirim. Terkadang email yang anda terima berasal dari orang sunda, tapi menggunakan bahasa inggris, rusia, cina, dll pada emailnya.

2. Pasang / Install Software Keamanan Yang Terbaru
Pastikan komputer anda terinstall 3 jenis software keamanan utama dan terpasang dengan setting yang otomatis mengamankan komputer anda tanpa anda harus nyalakan terlebih dahulu. Mereka adalah anti virus untuk menangkal virus, anti spyware untuk menangkal spyware, dan firewall untuk menangkal serta memblokir serangan hacker serta koneksi dari luar. Untuk yang versi gratis dan bermutu bagus anda bisa menggunakan AVG antivirus untuk anti virus, Ad-Aware untuk antri spyware dan Zone Alarm untuk program firewall. Pastikan kesemuanya update / sudah terupdate dengan definition dan patch terbaru yang memperkecil peluang virus dan spyware varian baru melakukan infeksi pada komputer pc atau laptop anda. Jangan lupa pula untuk menjalankan scan pada komputer anda secara berkala untuk membunuh virus dan spyware yang baru menginfeksi.

9 Tips Mencegah Virus Komputer



Virus komputer merupakan momok bagi setiap pemilik komputer. Tidak jarang hasil kerja keras kita, baik berupa program aplikasi, file word, atau bahkan koleksi game terpaksa hilang atau tidak dapat digunakan lagi karena terkena serangan virus komputer.
Penyebaran virus komputer sangatlah cepat, terutama di jaman Internet sekarang ini. Tapi bahkan sebuah PC yang tidak terkoneksi dengan Internet pun tidak dapat mencegah virus komputer, hal ini dikarenakan perpindahan data juga semakin mudah dengan adanya teknologi penyimpanan data yang lebih praktis seperti flashdisk.

9 TIPS MENCEGAH VIRUS KOMPUTER

Agar terhindar dari Virus komputer sebaiknya ikuti beberapa tips mencegah virus komputer berikut ini :

  1. Gunakanlah program antivirus yang bagus.
    Untuk mengetahui antivirus mana yang bagus, Anda bisa membaca review atau tulisan tentang antivirus tersebut di internet atau majalah komputer. Baca pula pengalaman orang orang yang telah menggunakan antivirus tersebut.
  2. Selalu jalankan program antivirus tersebut setiap menggunakan komputer.
    Hentikan kebiasaan menjalankan antivirus bila diperlukan saja karena anda tidak akan selalu tahu kapan suatu virus akan menyerang. Pastikan antivirus yang Anda gunakan memberikan perlindungan secara terus menerus termasuk perlindungan terhadap email masuk dan keluar.
  3. Pastikan program antivirus selalu dalam keadaan ter-update.
    Update database virus biasanya diberikan secara cuma cuma oleh pembuat program antivirus. Bila anda tidak ingin lupa melakukan update antivirus, jalankan saja fitur auto update. Ini penting untuk mencegah virus komputer terbaru.
  4. Pastikan sistem operasi selalu dalam keadaan ter-update.
    Semakin hari, semakin sering kita mendengar adanya lubang keamanan dari suatu sistem operasi. Lubang keamanan ini sering dimanfaatkan oleh virus untuk masuk dan merusak sistem komputer anda. Hal itulah yang menyebabkan mengapa sistem operasi harus selalu dalam keadaan ter-update. Disamping mengamankan dari serangan virus, melakukan update sistem operasi juga akan membuat komputer anda berjalan selalu dalam keadaan stabil.
  5. Backup data secara rutin.
    Hal ini untuk mencegah kehilangan data penting apabila komputer terinfeksi virus.
  6. Scan media penyimpanan, seperti flashdisk, sebelum menjalankannya.
    Selalulah beranggapan bahwa komputer yang digunakan banyak orang adalah komputer yang terinfeksi virus sehingga bisa lebih waspada. Nonaktifkan fungsi autorun untuk media media penyimpanan tersebut untuk mencegah virus komputer mencopy dirinya sebelum antivirus mendeteksi.
  7. Waspadalah terhadap lampiran/attachments email.
    Sampai saat ini, lampiran email merupakan sarana yang paling disukai oleh pembuat virus untuk menyebarkan virus buatannya.
  8. Berhati hatilah dalam mendownload program gratisan.
    Downloadlah dari situs yang terpercaya berdasarkan review banyak orang. Lakukan scanning installer program tersebut sebelum dipasang di komputer untuk mencegah virus komputer.
  9. Hati hati terhadap taut atau link yang disebar via program messenger.
    Jangan pernah menerima undangan untuk berkunjung ke suatu situs dari orang yang tidak begitu Anda kenal. Karena bisa saja situs tersebut merupakan jebakan berisi virus komputer.

Asal Mula Virus komputer



Virus yang pertama kali muncul di dunia ini bernama [Elk Cloner] lahir kira-kira tahun 1981 di TEXAS A&M. Menyebar melalui disket Apple II yang ada operating systemnya. Sang perusak ini mendisplay pesan di layar : “It will get on all your disks-It will infiltrate your chips–yes it is Cloner!-It will stick to you like glue-It will modify RAM too-send in the Cloner!” Hi……………….
Nama “Virus” itu sendiiri baru diberkan setelah 2 tahun kelahirannya oleh Len Adleman pada 3 November 1983 dalam sebuah seminar yang ngebahas cara membuat virus and memproteksi diri dari virus. Tapi orang-orangorang sering menganggap bahwa virus yang pertama kali muncul adalah virus [Brain] yang justru lahir tahun 1986. Wajar aja, soalnya virus ini yang paling menggemparkan dan paling meluas penyebarannya karean menjalar melalui disket DOS yang waktu itu lagi ngetrend. Lahirnya juga bersamaan dengan [PC-Write Trojan] dan [Vindent]
Mulai saat itu, `virus mulai menguasai dunia. Perkembangannya mengerikan dan sangar banget ! berselang satu tahun muncul virus pertama yang menginfeksi file. Biasanya yang diserang adalah file yang berekstensi *.exe Virus ini bernama [suriv] termasuk dalam golongan virus “jerussalem”. Kecepatan penyebarannya cukup ‘menggetarkan hati’ untuk saat itu. Tapi virus ini ngga’ terlalu jahat ko’ soalnya virus ini menghantam dan menghajar mainframe-nya IBM ngga’ lama-lama, cuma setahun (eh setahun itu lama apa sebentar ya…?)
Tahun 1988, muncul serangan BESAR terhadap Machintosh oleh virus [MacMag] dan [scores] dan jaringan Internet dihajar habis-habisan oleh virus buatan Robert Morris. Tahun 1989 ada orang iseng yang ngirim file “AIDS information program” dan celakanya, begitu file ini dibuka, yang didapat bukannya info tentang AIDS, tapi virus yang mengenskrypsi harddisk dan meminta bayaran untuk kode pembukanya (hehehe…….. ada-ada aja cara orang nyari duit)
Sejak saat itu, penyebaran virus udah ngga’ keitung lagi. Akan tetapi dampak yang ditimbulkan ngga’ terlalu besar. Baru tahun 1995 muncul serangan besar-besaran. Ngga’ tanggung-tanggung, mereka nyerang perusahaan-perusahaan besar diantaranya Griffith Air Force Base, Korean Atomic Research Institute, NASA, IBM dan masih banyak PERUSAHAAN RAKSASA lain yang dianiaya oleh “INETRNET LIBERATION FRONT” di hari ~Thanksgiving~. Karena keberanian dan kedahsyatan serangan itu, tahun 1995 dijuluki sebagai tahunnya para Hacker dan Cracker.
Para Cracker memang tidak pernah puas. Setiap muncul sistem operasi atau program baru, mereka sudah siap dengan virus barunya. Kamu yang sering ngetik dengan MS Word mungkin pernah nemuin virus Titassic. Ini virus local asli Indonesia lho… and uniknya, virus ini ngingetin kita buat sholat tepat pada waktunya (waduh, alim juga ya..) Tapi jangan salah, virus macro yang punya judul [concept]ini juga bisa berhati jahat, sangar and ganas banget. Soalnya si alim yang jahat ini bakalan ngemusnahin 80% file-file data and program korbannya.
Nah, seiring dengan perkembangan teknologi, muncul virus pertama yang mengkombinasi virus macro dan worm. Namanya cukup manis [Melissa]. Tapi ngga’ semanis namanya, virus ini bakalan menyebar ke orang lain lewat E-Mail and yang paling menyakitkan, ia bakalan nyebar ke semua alamat E-Mail yang ada di address book-mu. Dan saat ini muncul jutaan virus yang bergentayangan ngga’ karuan di alam Internet.